Selasa, 29 November 2016

     

Nama : 1. yohana puspitasari
               2. yusril figur kamsena
   3. zulfa nofiya .r.

Jumat, 04 November 2016

Khasiat Bunga Matahari

Siapa yang tak kenal tanaman bunga Matahari? Selain bentuknya yang mirip dengan sang surya yang selalu menyinari dunia yakni berbentuk bulat dan berwarna kuning, bunga ini juga selalu menghadap ke arah matahari. Coba Anda perhatikan, biasanya bunga matahari ini akan tertunduk ke bawah ketika malam datang dan akan menghadapkan mukanya lagi ketika siang hari.
Bunga yang memiliki nama latin Helianthus annuus L ini, berasal dari tanah Amerika Utara. Di Indonesia sendiri, tepatnya di daerah Jawa, bunga Matahari mulai ditanam sejak tahun 1919.
Tanaman bunga Matahari ditanam di kawasan pegunungan dengan kelembaban yang cukup dan banyak memperoleh sinar matahari secara langsung. Tanaman berbatang basah ini biasanya tumbuh setinggi 1 sampai 3 meter.
Karena bentuknya yang indah, bunga ini biasanya hanya dijadikan sebagai tanaman hias saja. Namun, seiring dengan kesadaran masyarakat akan banyaknya manfaat yang dihasilkannya, maka sebagian orang sudah mulai memanfaatkannya untuk pengobatan.
Bunganya mengandung helianhoside A-B-C, quercimeritrin, asam echinocysat, dan asam oleanolat. Kemudian, di dalam bijinya juga mengandung prostagladi E, beta sitosterol, asam quinat, asam chlorogenic, dan 3-4 benzopyrine.
Di dalam setiap 100 gram bijinya, terdapat kandungan lemak total seratus yakni terdiri dari lemak jenuh 9,8 dan juga lemak tak jenuh sebanyak 11,7. Sisanya ialah linoleat 72,9 dan sisanya tidak mengandung kolesterol.
Semua bagian bunga Matahari memiliki khasiat untuk kesehatan. Misalnya, bunganya memiliki efek untuk menurunkan tekanan darah dan sebagai pengurang rasa sakit yang mujarab.
Lalu, bijinya bermanfaat sebagai anti-disentri dan untuk mengobati campak. Daunnya juga memiliki manfaat yang cukup banyak seperti anti-radang, anti-malaria, dan analgesik (penahan rasa sakit).
Begitu juga dengan sumsum batangnya yang memiliki khasiat untuk menambah vitalitas, mengobati liver, alagesik, dan lainnya. Untuk pengobatan pada bagian luar, bunga Matahari dapat dihaluskan kemudian ditempelkan pada bagian yang sakit. Misalnya, untuk mengobati bisul, radang payudara, dan rematik.
Sedangkan, untuk pengobatan bagian dalam tubuh, biasanya tanaman bunga Matahari dapat direbus dan diminum airnya. Atau, biji bunga Matahari dapat disangrai, ditumbuk halus, dan diseduh dengan air panas.
Biasanya, pengobatan dengan cara itu dilakukan untuk mengatasi sesak nafas, mencegah kanker lambung, kembung, pengobatan sakit maag, disentri, beri-beri, malaria, keputihan, hernia, dan masih banyak lagi.

Sakit Kepala

Jika Anda sedang menderita sakit kepala, alternatif pengobatannya bisa menggunakan bunga Matahari yang direbus bersama satu butir telur ayam (ingat ya, telur ayamnya tidak dipecahkan). Setelah airnya tersisa, lebih kurang satu gelas, minumlah 2 kali sehari setelah makan.

Sakit Reumatik

Reumatik termasuk penyakit yang sukar disembuhkan. Namun, tak perlu risau lagi karena bisa diusahakan penyembuhannya dengan menggodok bagian kepala bunga Matahari. Setelah itu,dapat dibalurkan pada bagian yang sakit.

Mastitis/Peradangan Payudara

Untuk pengobatan, Anda tinggal memotong halus kepala bunga Matahari untuk dijemur. Jika sudah kering, sangrailah untuk kemudian digiling sampai jadi tepung. Ambil sekitar 15 gram, lalu campurkan dengan sedikit arak putih, gula, dan setengah gelas air hangat. Minumlah airnya 3 kali sehari.
Tentu saja, masih ada banyak khasiat lainnya yang bisa didapatkan dari bunga Matahari. Jika Anda tinggal di kawasan yang sejuk, berketinggian sekitar 1000-1.500 meter di atas permukaan laut, sebaiknya menanam bunga Matahari, baik di kebun atau di pelataran rumah. Suatu waktu, jika Anda membutuhkannya, tinggal petik saja. Pengobatan alami yang murah dan mudah, bukan?
Pengingat: Dr. Amarullah H. Siregar, MSc, PhD, seorang ahli naturopati dan homeopati menyatakan bahwa wanita hamil dan yang sedang menyusui tidak dianjurkan untuk mengonsumsi ramuan bunga Matahari.

Bunga Bougenville

Bougenville merupakan tanaman dari Amerika Selatan. Saat ini tanaman hias ini, dapat dengan mudah dijumpai di Indonesia. Bougenville merupakan tanaman tropis yang mudah berkembang di daerah tropis, sehingga sangat cocok untuk dikembangkan di Indonesia. Warna ungu pada bunga ini bisa dijadikan sebagai tanaman hias bunga untuk menambah kesan eksotis pada rumah.

Bunga Kemuning

Bunga kemuning merupakan tanaman hias yang menghasilkan wangi yang sangat kuat terutama ketika malam hari. Bunga dengan nama latin Murraya paniculata merupakan tiruan dari bunga melati. Bunga kemuning biasa tumbuh liar di tepi hutan, semak berlukar, atau ditanam sebagai tanaman hias dan juga tanaman pagar.
Tanaman ini sangat menyukai sinar matahari, sehingga cocok untuk ditanam di halaman rumah atau tempat terbuka yang terkena sinar matahari secara langsung. Cara perawatannya juga cukup mudah, hanya perlu disiram dan diberi sedikit pupuk agar tanaman bisa tumbuh subur.

Bunga Sepatu Merah

kembang sepatu merupakan jenis tanaman hiasa yang bisa tumbuh dengan mudah pada tempat yang terkena sinar matahri secara langsung. Tanaman ini merupakan tanaman yang bisa tumbuh besar sehingga disarankan untuk menanamnya menggunakan pot. Dengan begitu pertumbuhan tanaman bisa dikendalikan.
Walaupun namanya bunga sepatu, bunga yang memiliki nama latin Hibiscus rosasinensis ini tidak mirip sama sekali dengan sepatu lho. Bentuknya sama seperti bunga kebanyakan serta mempunyai warna merah muda yang indah.

Bunga Melati


Melati merupakan jenis bunga yang cukup populer di Indonesia. Bahkan jenis melati putih ditetapkan sebagai salah satu bunga nasional Indonesia bersama dengan Rafflesia arnoldii dan anggrek bulan. Bunga melati sering digunakan dalam upacara tradisional. Bunga ini juga sering digunakan sebagai penghias ramput pengantin Jawa dan Sunda.
Bunga melati sangat mudah ditanam dan tidak memerlukan perawatan khusus. Kamu cukup melakukan pemangkasan untuk merapikan ranting yang tidak diinginkan. Tidak hanya indah, bunga melati juga memiliki bau yang sangat harum sehingga sangat menjadi salah satu tanaman hias daun yang memiliki banyak penggemar.

Kamboja Jepang

Semangat hidup pada manusia dapat berlangsung naik turun seperti roller coaster. Yang dibutuhkan adalah sesuatu yang dapat memompa semangat kembali. Tentunya hal itu merupakan hal yang berkesan dan menyenangkan hingga dapat membuat motivasi untuk beraktivitas kian cemerlang.
Bagi mereka yang menyenangi tanaman hijau serta tumbuh-tumbuhan. Menikmati alam yang indah tentu menimbulkan motivasi tersendiri. Tidak sekedar memandang indahnya warna hijau yang menyejukkan pandangan. Namun sebenarnya, tanaman-tanaman tersebut menyimpan pelajaran hidup yang berharga bagi manusia yang melihatnya.

Seperti bunga Kamboja Jepang. Beberapa orang menanam bunga Kamboja Jepang di pekarangan rumah karena kemudahan untuk merawatnya. Tanaman ini memang tidak perlu sering-sering disiram. Tetapi tahukah anda, bahwa tanaman Kamboja Jepang memiliki daya tarik dalam memahamkan arti hidup pada manusia sekitarnya.
Bunga Kamboja Jepang bentuknya memanjang dan memiliki bermacam warna. Warna tersebut ada yang merah terang, merah muda, putih dan lain sebagainya. Warna yang indah mengingatkan pada kehidupan. Hidup manusia apabila dihayati dan dimaknai dengan baik akan terasa indah. Namun seperti Kamboja Jepang, usianya tidak panjang di dunia ini. Sekali bunga Kamboja Jepang tumbuh, mekar kemudian gugur jatuh ke bumi. Begitu pula dengan hidup manusia, yang singkat. Di dalamnya diisi dengan hal-hal yang berguna. Hingga pada suatu saat nanti kematian menjemput. Bau harum yang ditinggalkan dapat dinikmati oleh lingkungan sekitar.
Tuntas sudah arti hidup yang diemban. Mekar dengan indah, mati dan gugur pun membawa keindahan. Semua mengandung sebab dan akibat. Bunga Kamboja Jepang yang dirawat dengan baik, diberikan cahaya yang cukup, air yang tepat takarannya, maupun pupuk seperlunya, akan menjadi bunga yang sehat. Tetapi sebaliknya, bunga Kamboja Jepang yang tidak dirawat dan diperhatikan pola tanamnya akan layu dan tampak tidak indah.
Begitu pula dengan gugurnya bunga Kamboja Jepang. Semua membawa makna tersendiri. Apabila bunga Kamboja Jepang harus gugur, maka biarlah ia gugur dengan meninggalkan keindahan yang dapat dikenang. Janganlah bunga Kamboja Jepang yang indah itu gugur sebelum waktunya. Ibarat kematian pada seorang manusia. Idealnya seorang manusia diberikan waktu hidup di dunia untuk berbuat kebaikan semampu dan sebanyak-banyaknya. Menghadapi segala persoalan dan tantangan hidup harus dengan semangat dan jiwa besar. Tidak mudah putus asa. Suatu ketika kematian datang menjemput, maka mnusia tersebut akan merasa puas. Karena baktinya di dunia telah dia lakukan dengan sebaik mungkin sesuai kemampuan dirinya.
Hiduplah dengan indah. Gugurlah dengan mulia. Semoga rintangan macam apapun tidak mengganggu keindahan batinmu. Sehingga dirimu dapat menemukan arti hidup dengan memperoleh pembalasan yang terbak nantinya dari sang Pencipta keindahan.