Semangat hidup pada manusia dapat berlangsung naik turun seperti
roller coaster. Yang dibutuhkan adalah sesuatu yang dapat memompa
semangat kembali. Tentunya hal itu merupakan hal yang berkesan dan
menyenangkan hingga dapat membuat motivasi untuk beraktivitas kian
cemerlang.
Bagi mereka yang menyenangi tanaman hijau serta tumbuh-tumbuhan.
Menikmati alam yang indah tentu menimbulkan motivasi tersendiri. Tidak
sekedar memandang indahnya warna hijau yang menyejukkan pandangan. Namun
sebenarnya, tanaman-tanaman tersebut menyimpan pelajaran hidup yang
berharga bagi manusia yang melihatnya.
Seperti bunga Kamboja Jepang. Beberapa orang menanam bunga Kamboja
Jepang di pekarangan rumah karena kemudahan untuk merawatnya. Tanaman
ini memang tidak perlu sering-sering disiram. Tetapi tahukah anda, bahwa
tanaman Kamboja Jepang memiliki daya tarik dalam memahamkan arti hidup
pada manusia sekitarnya.
Bunga Kamboja Jepang bentuknya memanjang dan memiliki bermacam warna.
Warna tersebut ada yang merah terang, merah muda, putih dan lain
sebagainya. Warna yang indah mengingatkan pada kehidupan. Hidup manusia
apabila dihayati dan dimaknai dengan baik akan terasa indah. Namun
seperti Kamboja Jepang, usianya tidak panjang di dunia ini. Sekali bunga
Kamboja Jepang tumbuh, mekar kemudian gugur jatuh ke bumi. Begitu pula
dengan hidup manusia, yang singkat. Di dalamnya diisi dengan hal-hal
yang berguna. Hingga pada suatu saat nanti kematian menjemput. Bau harum
yang ditinggalkan dapat dinikmati oleh lingkungan sekitar.
Tuntas sudah arti hidup yang diemban. Mekar dengan indah, mati dan
gugur pun membawa keindahan. Semua mengandung sebab dan akibat. Bunga
Kamboja Jepang yang dirawat dengan baik, diberikan cahaya yang cukup,
air yang tepat takarannya, maupun pupuk seperlunya, akan menjadi bunga
yang sehat. Tetapi sebaliknya, bunga Kamboja Jepang yang tidak dirawat
dan diperhatikan pola tanamnya akan layu dan tampak tidak indah.
Begitu pula dengan gugurnya bunga Kamboja Jepang. Semua membawa makna
tersendiri. Apabila bunga Kamboja Jepang harus gugur, maka biarlah ia
gugur dengan meninggalkan keindahan yang dapat dikenang. Janganlah bunga
Kamboja Jepang yang indah itu gugur sebelum waktunya. Ibarat kematian
pada seorang manusia. Idealnya seorang manusia diberikan waktu hidup di
dunia untuk berbuat kebaikan semampu dan sebanyak-banyaknya. Menghadapi
segala persoalan dan tantangan hidup harus dengan semangat dan jiwa
besar. Tidak mudah putus asa. Suatu ketika kematian datang menjemput,
maka mnusia tersebut akan merasa puas. Karena baktinya di dunia telah
dia lakukan dengan sebaik mungkin sesuai kemampuan dirinya.
Hiduplah dengan indah. Gugurlah dengan mulia. Semoga rintangan macam
apapun tidak mengganggu keindahan batinmu. Sehingga dirimu dapat
menemukan arti hidup dengan memperoleh pembalasan yang terbak nantinya
dari sang Pencipta keindahan.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar